Keluhan-keluhan yang sering timbul pada kehamilan dan cara mengatasinya


Tulisan ini didedikasikan untuk calon Ayah atau calon Ibu yang baru akan memiliki anak, dan untuk anak yang memiliki ibu dan ayah yang sangat kamu sayangi.

Saya sangat senang ketika Bundaku sayang menceritakan masa-masa kehamilannya, ketika saya berada dalam kandungan Bunda, meskipun sudah sering diceritakan tapi tidak pernah bosan, seperti dongeng yang sangat indah. Bagaimana dengan kamu? Pernahkan kamu minta diceritakan saat kamu dalam kandungan ibumu? Kalau belum ayo mintalah ibumu bercerita (tentunya setelah membaca tulisan ini), dulu ibumu ngidam apa? Perbuatan aneh apa yang suka dilakukan ibu? Keluhan apa yang ibu kamu rasakan? Setelah kamu mendengarkan ceritanya kamu akan semakin sayang dengan kedua orang tuamu, terutama ibu, bunda, mama (hehe sama aja).

Untuk calon ayah dan ibu,  saya ucapkan selamat yaaa, semoga tulisan ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat. Untuk calon ayah, ayoo jaga ibu dan janinnya dengan baik, untuk calon ibu ayooo semangat ladang pahala terhampar luas untuk ibu hamil, jaga kesehatan ya..jangan Cuma bisa bikinnya doang tapi dirawat dengan baik yaa, hehehe ^^V.

Berikut ini adalah keluhan-keluhan yang sering timbul pada kehamilan dan cara mengatasinya, meskipun saya belum pernah merasakannya, tapi informasi ini saya ambil dari Buku yang ditulis oleh Dr. Dr. Sofie Rifayani Krisnadi, SpOg (K), menurut para ibu-ibu, dokter ini memang sudah sangat terkenal, pasiennya banyak, ya iyalah dokter kandungan WANITA  (buat calon dokter wanita, ambilah spesialis kandungan, bentuk jihad kamu nih..limited edition dokter kandungan wanita yang sangat ahli & berpengalaman). Maaf kepanjangan basa-basinya,,hehe. Langsung aja deh, cekidot.

1. Nafsu makan hilang

Penyebab: Perubahan hormonal

Cara mengatasi: Motivasi diri ibu untuk memberikan nutrisi yang terbaik untuk bayi ibu.

2. Mual dan muntah (“Morning sickness”)

Penyebab:

  • Mungkin disebabkan karena hormonal
  • Biasanya pada 3 bulan pertama
  • Dapat terjadi kapan saja, pagi atau malam hari.

Cara mengatasinya:

  • Makan dengan porsi sedikit namun sering
  • Hindari makanan yang membuat ibu mual/muntah, kalau yang membuat ibu mual mencium bau nasi gimana? Oohh dibuat nasi goreng aja, kan ngga kecium lagi deh bau nasinya :D, atau ganti dengan kentang, asal jangan sama mie.
  • Perbanyak minum diantara makan, jangan minum digabung dengan makan, karena akan membuat lambung terasa sangat penuh.
  • Batasi kafein (teh dan kopi) dan jangan minum alkohol, kenapa? karena haram!
  • Makan makanan kecil kering (biskuit, krekers, roti kering) sebelum bangun dari tempat tidur.
  • Hindari makanan yang berlemak, berbumbu banyak dan sukar dicerna.
  • Bila keluhan menetap dapat mengkonsumsi obat sakit maag, seperti sanmag, kalmag, dsb (promosi merk nih, biarin deh, buat calon ibu dan ayah saya rela tidak di bayar, hehe).

3. Ngidam (“Pica”)

Penyebab:

  • Tidak diketahui, diduga berhubungan dengan hormonal
  • Tidak berbahaya dana kan hilang dengan dukungan lingkungan serta penerimaan kehamilan yang wajar.

Cara mengatasi:

  • Makan makanan yang diinginkan tersebut, tapi ibu harus tetap mempertahankan diet yang seimbang.
  • Jangan makan makanan yang membahayakan janin ibu, misalkan makan barbel, makan beling, hehe becanda. Yang dimaksud disini seperti makanan yang mengandung pengawet, pewarna, pemanis, peptisida, fungisida, bakterisida, dkk.

4. Rasa penuh atau perut terbakar/gangguan pencernaan lainnya

Penyebab:

  • Bayi yang semakin lama semakin besar, menekan lambung ibu sehingga isi lambung kembali kekerongkongan.
  • Hormon kehamilan menyebabkan lambatnya gerakan peristaltik usus, sehingga memperlambat waktu pengosongan lambung.

Cara mengatasi:

  • Hindari makanan yang menyebabkan ibu tidak nyaman
  • Kurangi kafein
  • Posisi tubuh yang baik dapat membantu pencernaan.
  • Berjalan-jalan setelah makan, jangan berbaring 2 jam setelah makan.
  • Kepala lebih tinggi (diganjal) ketika sedang tidur.
  • Apabila sebelumnya ibu mempunyai penyakit maag/gastritis boleh memakai obat-obatan yang sebelumnya biasa dipakai, mungkin akan lebih baik jika ditanyakan ke dokter kandungan, apakah merk yang biasa di pakai aman.

5. Sembelit

Penyebab:

  • Hormon kehamilan menyebabkan lambatnya gerakan peristaltik usus
  • Bayi yang semakin besar akan menekan usus.

Cara mengatasi:

  • Makan makanan berserat dan banyak minum (minimal 8 gelas sehari).
  • Olahraga dengan teratur
  • Jangan memakan obat pencahar.

6. Cepat lelah

Penyebab:

  • Perubahan hormonal.
  • Perubahan janin yang membutuhkan energi dan kalori lebih.

Cara mengatasi:

  • Cukup beristirahat
  • Makan makanan dengan nutrisi yang seimbang dan  jumlah yang cukup
  • Olahraga secara teratur
  • Kurangi kopi/kafein

7. Sakit kepala/Pingsan

Penyebab:

  • Pada saat hamil, darah dalam tubuh ibu bertambah dan mengalir secara perlahan.
  • Perubahan posisi yang mendadak dapat menyebabkan pusing
  • Bayi dapat menekan pembuluh darah besar ketika ibu berbaring terlentang, apalagi telen-tang bisa menyebabkan kematian, hehe.

Cara mengatasi:

  • Bangun perlahan-lahan
  • Ubah posisi secara perlahan-lahan
  • Berbaring miring ke kiri

8. Nyeri bokong/pingggang

Penyebab:

  • Poros tulang belakang sudah mulai berubah sehingga ibu akan cepat merasa sakit pinggang bila duduk dan berdiri lama. Mulai dirasakan pada trismester pertama.

Cara mengatasi:

  • Lakukan senam ringan
  • Perbanyak beristirahat
  • Pertahankan posisi tubuh yang baik

9. Kebas pada tangan/ mati rasa dan kram pada kaki

Penyebab:

  • Serabut syaraf pada kaki tertekan
  • Dapat disebabkan karena berdiri lama.

Cara mengatasi:

  • Hindari berdiri dalam waktu lama
  • Usahakan untuk beristirahat
  • Lakukan peregangan pada otot betis
  • Pijat kaki
  • Dapat diberi kalsium atau tambahan vitamin lainya jika diduga karena kekurangan vitamin atau mineral.

10. Bengkak kaki

Penyebab:

  • Kelebihan cairan pada tubuh ibu.
  • Pembuluh darah dipangkal paha tertekan oleh berat bayi yang semakin besar.

Cara mengatasi:

  • Angkat kaki ibu (tempatkan pada posisi lebih tinggi dari kepala/jantung).
  • Ibu harus selalu merubah posisi setiap 30 menit-1 jam.
  • Berjalan dan melakuakn peregangan pada kaki dapat memperbaiki aliran darah.

HATI-HATI: bengkak kaki yang disertai peningkatan tekanan darah dapat merupakan tanda PREEKLAMPSI (keracunan kehamilan) yang membahayakan bagi ibu dan janin.

11. Sering kencing

    Penyebab:

    • Janin yang semakin membesar menekan kandung kemih (kantung untuk menyimpan air kencing).

    Cara mengatasi:

    • Jangan mengurangi minum
    • Kurangi kopi
    • Latih otot-otot panggul ibu dengan melakukan senam Keggel (hmm..kalau yang ini saya ngga tau, setelah ini kamu bisa search di google, atau tanya ke dokter, atau ke tempat senam hamil, dan jangan tanya ke tukang sayur! Kenapa? Karena bisa jadi dia juga ngga tau, hehe, bertanyalah ke orang yang tepat).

    12. Varises

    Penyebab:

    • Perubahan hormonal.
    • Akan lebih berat jika sebelum hamil sudah mengalami varises.

    Cara mengatasi:

    • Gunakan stocking khusus varises
    • Hindari berdiri dalam waktu lama
    • Jangan silangkan kaki
    • Beristirahat dengan meletakkan kaki lebih tinggi dari kepala beberapa kali sehari.

    13. Wasir (hemorrhoid, ambeien)

    Penyebab:

    • Penekanan pada pembuluh darah daerah anus.

    Cara mengatasi:

    • Usahakan untuk tidak duduk atau berdiri terlalu lama.
    • Berbaring kearah kiri
    • Latihan Keggel (udah dicari makanan sejenis apakan ini? Hehe bercanda)
    • Kompres es atau hemoroid cream dapat membantu.
    • Jika terjadi pendarahan (karena ambeiennya pecah, bukan karena keguguran)  terutama dalam jumlah banyak, segera hubungi  dokter (supaya lebih aman bawa kerumah sakit)

    14. Perasaan cemas

    Penyebab:

    • Kurang paham dengan perubahan yang terjadi sehubungan dengan kehamilannya

    Cara mengatasi:

    • Perlu dukungan mental dari suami dan keluarga. Ayoo ayah semangati ibu, ladang pahala dan surga terbentang luassss. Ibu semangat ya 😀 ada Allah yang menjaga juga beserta malaikat kecilnya, so don’t worry, everything is gonna be ok. Banyak dzikir dan berdoa
    • Menyadari bahwa kehamilan adalah suatu hal yang wajar dialami oleh makhluk hidup, tidak hanya manusia saja. Saya jadi kepikiran kalau kucing/monyet  lagi hamil kayak manusia ngga ya? Ngidam dll, Kita yang ngga tau atau memang mereka tidak mengalami? Hmm tanya siapa ya? Sudah pasti tidak akan dijawab oleh kucing atau monyet  jika kita bertanya ke mereka, Dokter hewan sepertinya, karena dokter mengerti perasaan hewan-hewannya, hehee
    • Menyadari bahwa sebagian besar ibu dapat melalui kehamilan dan persalinan dengan hasil yang baik. Ibu dan anak selamat.

    15. Sulit tidur

    Penyebab:

    • Biasanya karena perasaan cemas
    • Posisi tidur yang tidak nyaman.
    • Terganggu buang air kecil semalaman.

    Cara mengatasi:

    • Usahakan untuk tenang, makan makanan ringan sebelum tidur (waah ini terlarang dilakukan di luar hamil, kenapa? Bikin gendut, hehe)
    • Tidur dengan posisi nyaman, dapat diganjal dengan bantal.
    • Jangan biasakan minum obat tidur.
    • Minum banyak sampai sore hari sesuai yang dianjurkan, malam hari kurangi.
    • Tambahan dari saya,  mungkin sebelum tidur bisa baca buku atau majalah tentang kehamilan atau anak, atau menghitung domba (hehe masih musim?).

    16. Nyeri tulang iga

    Penyebab:

    • Dirasakan karena rahim sudah berkembang demikian besarnya dan pembesaran rongga perut mendesak iga-iga.

    Cara mengatasi:

    • Jika bagian terendah anak sudah masuk rongga panggul, keadaan ini akan berkurang dengan sendirinya.

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s