From Zero to Hero


From Nothing to Something.

Bagus ya kata-katanya 🙂

Sejujurnya saya sedang “berhenti” (mencari) belajar menambah ilmu baru, karena sebulan kemarin banyak banget input di otak saya, jadi mau saya “rapihkan” dulu, diendapkan dulu, mix and match, dan disempurnakan lagi aplikasinya, supaya manfaat. Makannya saya sekarang saya mau banyak sharing, hasil pengamalan dari belajar. Kenapa judulnya From Hero to Zero? Karena ini adalah pengalaman hidup saya dan beberapa (banyak juga sih) orang-orang terdekat saya, ya itulah kami From Zero to Hero, From Nothing to Something. Siapa ‘kami’ disini, saya dan komunitas dakwah, saya dan komunitas bisnis saya.

Saya dan komunitas dakwah saya.

Awal perjalanan Dakwah ^^

Medan dakwah kamu adalah sekolah. Jika flashback kembali awal kami bertemu hingga sekarang, begitu banyaaaak perubahan, kami bertumbuh di dalamnya bersama-sama. Saya punya 6 orang sahabat disini dan sudah hampir 7,5 tahun kami sama-sama dalam dakwah ini, sudah begitu banyak hal-hal yang kami lewati, senang, susah, menangis, tertawa. Saya sering bersyukur sekali kepada Allah karena saya berada di lingkungan dakwah sekolah, disini kami benar-benar bertumbuh, from nothing to something, banyaaaak hal yang mungkin tidak saya dapatkan di tempat lain, saya bingung harus memaparkannya bagaimana, mulai dari yang manis dan pahitpun ada, dan saya sudah terlanjur mencintai dakwah sekolah ini. Bagaimana dengan dakwah kampus? penuh tantangan, saya suka, tapi saya mencintai dakwah sekolah (lebih dari sekedar suka), karena disini lah saya tumbuh seperti sekarang, terutama dalam ilmu, pemahaman, dan amal. Bertumbuh bersama dengan adik-adik yang masih polos, bersemangat mengerti tentang Islam, dakwah, berlomba-lomba mencintai dan dicintai Allah dan RasulNYA, wahhh pokoknya rasakan sendiri saja deh bagaimana nikmatnya bertumbuh dalam komunitas yang insyallah abadi dibawa ke surga, mungkin itulah yang membuat ukhuwah kami bersatu, berat untuk melepaskannya :’).

Saya dan komunitas bisnis saya [Network Marketing-NM]

team

 

Komunitas ini juga bagian dari hidup saya yang sangat berharga, saya belajar banyak disini, banyaak sekali. Komunitas yang belum tentu saya temukan dan saya miliki di tempat lain (sepertinya akan sulit). Belajar mengenai hidup, visi, pengembangan pribadi, mental, people skill, tentang dunia, leadership, mengenal orang-orang sukses dari berbagai profesi, wahh terlalu banyak, mungkin kalau saya tulis akan saangat panjang, tapi ilmu yang saya dapatkan sangat aplikatif, bisa saya pakai dimana-mana, bahkan saya sering mengembangkannya dalam komunitas dakwah saya. Tidak hanya ilmu dan pengalaman, tapi materi dan keluarga barupun bertambah. Silaturahim benar-benar terjalin, teori yang saya dapatkan dalam komunitas dakwah, banyak saya aplikasikan dalam komunitas ini, kekuatan silaturahim dan ukhuwah memang benar-benar dahsyat. Inilah uniknya NM, mengenal yang tidak pernah dikenal, entah darimana, karakternya seperti apa, bagaimana keluarganya, tapi kita bisa menjadi tim, bukan tim biasa, tapi tim yang mengenal hingga keluarganya, pasangannya, saking loyalnya ada pernyataan seperti ini “kalau mau punya pasangan, kalau bisa yang sama-sama berjuang dengan kami“, haha agak lebai. Awalnya saya juga tidak yakin kalau pernyataan ini penting dan berpengaruh, seiring berjalannya waktu ternyata penting, berjuang bersama ternyata punya kebaikan yang lebih banyak, daripada tidak. Begitu banyak yang saya dapatkan dari bisnis NM diluar uang. Mungkin ada yang menganggapnya sederhana, sayangnya mereka tidak tau (cenderung sok tau) nilai terbesar dibaliknya. Saya cerita seperti ini bukan saya bergulat di NM, tapi karena begitu adanya. Kalau saya jadi orang awam saya akan mengatakan NM itu bagus (bukannya mau promosi yaa), ya mau gimana lagi fakta tidak boleh ditutupi.

Perubahan apa yang terjadi disini, saya menyaksikan begitu banyak orang-orang baru di tim saya yang bertumbuh from zero to hero, dan setiap kali melihat perubahan dari setiap tim saya, saya semakin mencintai komunitas ini.

Dulu karaktermya sangat menyebalkan, siapapun yang melihatnya juga pasti males ngeliatnya, tapi sekarang berubah. Dulu yang tidak dikerudung jadi pakai kerudung (banyak banget nih korbannya, haha). Dulu yang pemalu bangeeeeet jadi lebih PD. Dulu yang pesimistis jadi lebih optimis. Dulu yang pakaiannya asal sekarang jadi rapih. Dulu yang kata-katanya kurang baik, jadi lebih sopan. Dulu yang kucel sekarang bersih. Dulu yang ngga gaul (wawasan kurang, arti gaul menurut saya) jadi gaul. Dulu yang tidak punya penghasilan jadi punya. Yang manja jadi mandiri. Yang kurang sayang sama ortunya jadi makin sayang dan santun dengan orang tuanya. Dulu hidup tidak bervisi, gimana nanti, jadi bervisi besar. Dulunya nganggur jadi punya usaha. Dulunya sakit sekarang jadi sehat. Dulu yang males solat jadi rajin (semoga istiqamah yaa). Dulu tidak pernah dianggap sekarang diperhitungkan keberadaanya. Berproses dengan waktu perlahan berubah jadi lebih berarti.

Masih banyak lagiii..Ya Allah perubahan yang jadi lebih baik ini benar-benar kepuasan tersendiri, belum pernah saya temukan dibisnis manapun. Saya banyak belajar dari mereka. Kami terus bertumbuh, semangat belajar tiada tara (biasanya males banget kalau dikelas), tapi disini kami belajar, beramal, berbagi, dan bertumbuh bersama [motto hidup saya]. BERSAMA inilah kata yang saya suka, kamu bisa bertumbuh dengan sendiri, tapi belum tentu bisa bersama, untuk apa soleh sendiri? untuk apa sukses sendiri? untuk apa masuk surga sendiri? kalau semuanya  bisa BERSAMA-SAMA kenapa tidak :). From zero to hero. Togethr we share ;).

Tidak tau kenapa konsep dakwah dan NM itu nyambung, nyambung banget, jadi yang ini mendukung yang itu, yang itu melengkapi yang ini.

Semoga cinta saya pada kedua komintas ini tidak melebihi cinta saya kepada Allah dan RasulNYA, sehingga tidak membuat saya buta. Semoga kami yang berada didalamnya bisa berkumpul lagi di Surga. Amiin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s